Jumat, 20 Mei 2016

Kabin Mobil Baru Ternyata Beracun, Begini Cara Mengatasinya

Pernahkah sobat naik mobil baru? Maksudnya mobil yang baru dibeli di dealer dan bukan mobil bekas. Jika pernah bagaimanakah baunya? Pasti berbeda dengan aroma ketika kita menaiki mobil lama. Mobil baru memiliki aroma yang khas pada kabinnya. Dan mungkin banyak yang belum sadar bahwa aroma khas mobil baru di dalam kabin tersebut ternyata beracun dan membahayakan. Apakah sudah ada penelitian tentang ini? Simak artikel ini dulu yaa.


Dialah Jeff Gearthart, sang Direktur Riset Pusat Ekologi di Michigan, Amerika Serikat yang ‘menyebarkan’ penelitiannya tentang bahaya aroma kabin mobil baru. Berikut ini penjelasan Jeff racun apa yang berada di dalam kabin mobil baru tersebut dan dampaknya bagi kesehatan manusia.

Menurut Jeff jika kita terlalu lama berada di dalam kabin mobil yang baru itu sangat berbahaya. Penyebabnya tidak lain adalah karena adanya kandungan racun yang berasal dari bahan kimia pada perekat, karet, plastik, dan kain yang dipakai untuk konstruksi mobil. Dan bahan-bahan tersebut mengandung senyawa organik volatil (VOC) dan beberapa diantaranya dapat beresiko mematikan. Sedangkan dampak lainnya adalah bagi kesehatan tubuh.

Pusat Ekologi telah melakukan pengujian tingkat kimia dan memantau di dalam kabin mobil selama bertahun-tahun dan mendapatkan beberapa perbaikan. “Ada lebih dari 200 senyawa kimia yang ada pada kendaraan. karena ini adalah bahan kimia, banyak konsumen tidak tahu akan bahaya yang tengah mereka hadapi,” jelas Jeff.

Apa Saja Kandungan Racun pada Kabin Mobil Baru?

Beberapa kandungan senyawa yang berbahaya seperti benzena, formaldehida, toluena, dan juga logam berat yang bisa memicu sakit tenggorokan, pusing, alergi, mual dan sakit kepala. Bahkan menurut US Environmental Protection Agency bahwa paparan dari senyawa kimia di atas dapat menyebabkan gangguan hormonal, kerusakan hati, kemandulan, ginjal bahkan gangguan sistem saraf pusat. Dan yang paling parah adalah memicu kanker.

Lalu Bagaimana Cara Mengatasinya?

Paparan senyawa kimia pada kabin mobil baru memang akan berkurang lama kelamaan. Dan oleh karena itu cara mengatasi agar terhindar dari paparan senyawa kimia berbahaya tersebut adalah dengan tidak terlalu sering di dalam kabin mobil untuk dalam waktu enam bulan pertama sejak membeli mobil. Kemudian ketika berada di dalam mobil usahakan jendela dibuka agar aliran udara lancar atau dengan menghidupkan ac. Demikian semoga artikel ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar